telemarketing

0
Telemarketing berasal dari kata Tele dan Marketing. Tele artinya jauh, marketing artinya aktifitas pemasaran. Jika diartikan secara keseluruhan telemarketing (biasa disingkat dengan TM) adalah aktifitas memasarkan produk atau jasa melalui saluran komunikasi jarak jauh (telekomunikasi).

Itu tadi pengertian telemarketing yang saya ambil dari http://deteksi.info/2010/01/telemarketing/
Baiklah saya akan menceritakan pengalaman saya yang dulu pernah menjadi telemarketing :)
Seperti yang kita ketahui seorang telemarketing itu harus bersahabat dengan telepon dan komputer. Karena kedua barang ini memegang peranan penting dalam aktivitas mencari nasabah. mungkin kalau medengar pekerjaan sebagai telemarketing ada rasa aneh. dan mungkin anda bisa berfikir bahwa pekerjaan ini susah karena tidak bertemu langsung dengan konsumen, dan produk yang ditawarkan ke nasabah harus dijelaskan dengan sangat jelas.
Namun, menjadi seorang telemarketing ternyata tidak sesulit itu, selama saya bekerja. Hanya kadang kala tertekan karena belum closing :P

Nah, bagaimana agar pekerjaan ini tidak sulit??
1. Yang harus diketahui adalah macam-macam tipe nasabah. tipe nasabah ada 4 macam. Donimance, influence, steadiness, conscientiousness (keterangan lebih lanjut mengenai karakter ini : http://strategimanajemen.net/2007/10/04/empat-dimensi-kepribadian-a-la-disc/). Kalau sudah mengetahui si nasabah tersebut tipe apa, kita bisa menentukkan tindakan selanjutnya.

2. Suara. Suara seorang telemarketing itu adalah senjata. kenapa senjata? Karena yang didengar nasabah adalah suara kita. bukan penampilan. Kalau suara dari awal sudah buruk, saya yakin pasti anda akan langsung ditolak (soalnya saya pernah :D). Oia, 30 detik awal saat ditelepon itu menentukan loh.

3. Pahami produk kamu! Asalkan kita mengerti betul mengenai produk yang akan ditawarkan semua akan mudah karena nasabah akan banyak bertanya mengenai produk tersebut. Jadi, pahami dengan baik.

4. Belajar dari senior. Tanya mana yang tidak dimengerti.

5. Cari "Magic Word" kamu sendiri agar nasabah itu tertarik medengarkan presentasi kamu dan ingin membeli produk tersebut :)

Untuk closing itu butuh kesabaran, kegigihan, ketekunan, dan ke- ke-an yang lainnya. Untuk itu harus terus belajar dan belajar.
Saat saya disana, lebih dari 3 minggu saya belum closing. Betapa tertekannya hingga menangis. karena semua teman-teman yang satu angkatan sudah closing semua.
Untung tim saya dan teman-teman tetap mendukung walaupun menjadi "orang lelet" di unit, tetap usaha. Akhirnya closing juga senang sekali.

yang pasti, harus percaya diri dulu. Karena nasabah pasti tahu suara kita dalam keadaan percaya diri atau grogi.

Jadi, yang mau atau sudah memutuskan menjadi TM, semangat! Pasti bisa dan sukses.
semoga bermanfaat ya... :)

0 komentar:

Poskan Komentar